Random header image at Benang Merah

Satu Harapan Memeriahkan International Women’s Day di New Delhi, India

March 7th, 2011  |  Published in Dari Festival Ke Festival

Satu lagi film yang diproduksi oleh Benang Merah Production mendapat kesempatan diputar dan didiskusikan dalam The 7th IAWRT Asian Women’s Film Festival 2011 di New Delhi, India. Film tersebut berjudul “Satu Harapan (One Hope)” yang diproduksi oleh Benang Merah pada tahun 2009. Festival film perempuan ini diselenggarakan oleh The International Association of Women in Radio & Television (IAWRT), India. Selaras dengan namanya, festival ini fokus pada isu perempuan di seluruh dunia dan film-film tersebut juga disutradarai oleh para sutradara perempuan.

img_9893

Berdasarkan sinopsis festival tersebut, film yang paling banyak diputar selama 3 hari berjenis dokumenter. Namun ada pula film fiksi pendek, eksperimental, dan animasi. Yang jelas isu yang diangkat tentang kehidupan para perempuan di negara dunia ketiga termasuk Asia Tenggara. Menariknya, festival ini selalu berlangsung pada awal bulan Maret dan puncak perayaannya selalu bertepatan dengan Hari Perempuan International (International Women’s Day) yang dirayakan setiap tanggal 8 Maret. Tahun 2011 ini, perayaan International Women’s Day genap berusia 100 tahun. Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya dan film “Satu Harapan (One Hope)” karena bisa mewakili diri saya sendiri membawa nama Indonesia di festival ini.

img_9898

Selain memeriahkan festival ini, sebagai sutradara film “Satu Harapan (One Hope)” saya mendapat kesempatan bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk India, Lt. General (R) Andi M. Ghalib dan dua pejabat kedutaan yaitu Atase Pendidikan KBRI India, Son Kuswadi, dan Ibu Hendra Henny Andries. Bapak Andi M. Ghalib menyambut kedatangan saya dengan hangat di kantor beliau. Pada saat mengobrol, beliau menyatakan sangat tertarik dengan kegiatan kebudayaan dan pertukaran pelajar dan seniman antara kedua negara (Indonesia - India). Beliau juga mengingatkan bahwa sesungguhnya Indonesia dan India memiliki sejarah panjang dalam hal kebudayaan dan hubungan kerjasama. Pada prinsipnya pihak KBRI sangat mendukung kegiatan yang diadakan oleh setiap warga negara Indonesia yang diadakan di India.***

Leave a Response

About Benang Merah

Hal pertama yang dilakukan sebelum mulai merajut adalah membuat simpul awal/slip knot, untuk memulai tusukan permulaan/cast on. Benang Merah merajut sebuah cerita dalam gambar dan suara. Merajut sebuah kisah dunia pada ruang-ruang ingatan manusia dan kehidupannya. Menjadi simpul pada rajutan selanjutnya. . Subscribe via RSS »